Month: March 2016

Sebagai langkah dalam meningkatkan Pelayanan kepada masyarakat Kecamatan Medan Belawan dan mendukung sepenuhnya Program-program Pemerintah Kota Medan, dalam hal ini Pemerintah Kecamatan Medan Belawan berupaya semaksimal mungkin untuk dapat menciptakan Pelayanan Terbaik terhadap masyarakat Kecamatan Medan Belawan

Selasa, 22 Maret 2016, Camat Medan Belawan beserta para Lurah mengadakan rapat Koordinasi guna membahas dan mensosialisasikan Program Pemerintah Kota Medan dalam hal Pelayanan di Bidang Kepengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK) dan Akte Kelahiran Gratis bagi penduduk Kota Medan, Camat Medan Belawan Rudi Faizal Lubis, AP. M.Si menekankan kepada para Lurah agar dapat semaksimal mungkin melakukan pelayanan yang terbaik kepada warga masyarakat Kecamatan Medan Belawan.

Berkenaan dengan hal tersebut, pada saat ini di setiap Kantor-kantor Kelurahan dan Kecamatan sudah terdapat Loket/Pos Pelayanan Umum, juga terpajang dengan jelas di setiap  Kantor Kelurahan dan Kecamatan tentang Persyaratan Pengurusan Administrasi Kartu Keluarga dan KTP Bagi Penduduk Kota Medan dan terdapat juga Alur Pelayanan Pengurusan Kartu Keluarga dan KTP Bagi Penduduk Kota Medan, dengan demikian warga dapat dengan mudah mengetahui bagaimana proses dalam setiap Pengurusan Kartu Keluarga  (KK) dan Kartu Tanda Pengenal (KTP) tersebut.

Loket/Pos Pelayanan di buka setiap hari di waktu jam kerja Mulai Pukul 07.45 Wib s/d Pukul 16.00 Wib setiap Hari Senin s/d Kamis dan pukul 07.45 Wib s/d 16.30 Wib pada hari jum’at.

20160318_172758

Read Full Article

Kegiatan Pembukaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-49 Kota Medan Senin 7 Maret 2016 bertempat di Kecamatan Medan Tuntungan ditandai dengan Pawai Ta’aruf yang diikuti oleh kafilah dari masing – masing Kecamatan.

Kafilah Kecamatan Medan Belawan Sendiri diikuti oleh Camat dan Lurah beserta istri, seluruh staff Pegawai Kecamatan dan Kelurahan, seluruh Kepala Lingkungan, Ketua PKK Lingkungan, Ibu-ibu pengajian, para Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.

IMG_6321IMG_6195IMG_6190IMG_6166

Read Full Article

IMG_6032IMG_6024IMG_6042IMG_6043

Dalam rangka Pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke 49 Kota Medan, Kecamatan Medan Belawan telah melaksnakan MTQ Tingkat Kecamatan Medan Belawan pada hari Sabtu 20 Februari 2016 bertempat di Mesjid Al Muhajirin Link. XIV Kelurahan Belawan Sicanang. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Camat Medan Belawan Rudi Faizal Lubis, AP,MSi.

Peserta kegiatan adalah merupakan perwakilan dari masing-masing Kelurahan se Kecamatan Medan Belawan, dimana para pemenang akan mewakili Kecamatan pada pelaksanaan MTQ tingkat Kota Medan. untuk kegiatan Musabaqoh Tilawatil  Qur’an  tingkat Kecamatan Medan Belawan tahun ini dipegang oleh Kelurahan Bagan Deli sebagai Juara Umum.

Adapun peserta yang akan mewakili Kecamatan Medan Belawan untuk mengikuti MTQ ke-49 tingkat Kota Medan adalah sebagai berikut :

  • M. ROSHAN RAMADHAN (Kanak-kanak Putra)
  • PUTRI PRISILLIA (Kanak-kanak Putri)
  • WAHID ALWI (Remaja Putra)
  • MAUZZI NURFIDHA (Remaja Putri)
  • HARDI PRATAMA (Dewasa Putra)
  • SALMAH WIDIAWATI (Dewasa Putri)
  • HAFIFUDDIN (Qira’at Sa’ba Putra)
  • NUR KHOLIS ALFATIR (Tartilul Qur’an Putra)
  • VIR AULIA (Tartilul Qur’an Putri)
  • AHMAD MAULANA (Juz dan Tilawah Putra)
  • SAKINAH (Juz dan Tilawah Putri)

 

Read Full Article

BELAWAN- Peristiwa memilukan terjadi di Jalan Lintas Medan-Belawan, Lingkungan 20 Kelurahan, Belawan Bahagia. Seorang ibu tewas berpelukan dengan kondisi tubuh terpanggang bersama bayinya yang masih berusia 1 tahun. Ibu anak itu terjebak karena kios rokok dan bensin eceran, sekaligus rumah mereka yang dilalap si jago merah terkunci dari luar, Selasa (01/3) sekira pukul 1.00 WIB.

Info yang dihimpun POSMETRO MEDAN dari lokasi, kios rokok dan bensin eceran milik Muhammad Bayu Andika (26) itu diduga terbakar karena korsleting tiang listrik yang berada di sebelah kios. Sebelum kejadian, Bayu tengah mengatar sepeda motor ke rumah orangtuanya yang tak jauh dari rumahnya. Saat itu, Bayu mengunci pintu kios berukuran 4x 8 meter itu dari luar. Sedang sang istri Nurul Rainakhan (21) dan anaknya Muhammad Aswari Alhafsi tengah beristirahat di dalam.

Begitu korban beranjak dari lokasi, tiba – tiba tiang listrik yang berada di samping kios mengeluarkan percikan api dan langsung menyambar kios yang bangunannya terbuat dari papan itu. Bensin eceran dan gas yang berada di kios membuat api cepat membara. Warga sekitar yang melihat api sempat berusaha memadamkan api dan menyelamatkan istri dan anak pertama korban yang terjebak di dalam. Namun usaha warga dan suami korban yang langsung pulang tak membuahkan hasil. Api baru berhasil dijinakkan setelah 5 unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Pasca api padam, Bayu dibantu warga yang melakukan pemeriksaan menemukan istri dan anaknya tewas berpelukan dengan kondisi tubuh terpanggang di kamar tidur. Karena syok, Bayu langsung berusaha mengangkat jasad keduanya hingga kakinya terkena bara kayu api. Melihat itu, warga langsung membawa pasangan suami istri dan anaknya itu ke rumah orangtuanya di Jalan Tongkol, Lingkungan 3, Kelurahan Belawan Bahari, Medan Belawan. Kapolsekta Belawan, Kompol Kosim yang dikonfirmasi mengaku pihaknya masih menyelidiki asal api.

“Kita masih melakukan penyelidikan. Untuk saat ini baru empat orang saksi yang kita periksa. Dimana para saksi terdiri dari pihak masyarakat dan keluarga. Untuk sementara ini api diduga berasal dari korslet listrik, “ucapnya. Bahkan untuk mengungkap kasus ini, Tim Labfor Poldasu ikut turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan. Selain memeriksa puing – puing sisa kebakaran serta letak tiang listrik, petugas juga membawa sisa – sisa kayu yang terbakar ke Poldasu untuk penyelidikan.

“Terpaksa kita menurunkan Tim Labfor Poldasu untuk mengungkap penyebab kebakaran serta asal api,”ucap Kanit Reskrim Polsek Belawan, AKP Adi Haryono saat ditemui di lokasi kejadian. Beberapa warga sekitar mengaku kebakaran terjadi karena percikan api dari tiang listrik yang berada di samping kios korban. “Kami sempat melihat ada percikan api dari tiang listrik dan langsung menyambar kios korban. Karena di kios terdapat bahan – bahan yang mudah terbakar, kobaran dengan cepat membesar,”ucap Sutris (35). Meski berstatus warga baru, tapi di mata warga sekitar mengenal Wahyu dan Nurul Rhaikan sebagai sosok orang baik, ramah dan sopan.

“Nurul itu orangnya sangat ramah. Setiap ada kegiatan masyarakat, pasti almarhun selalu datang. Apalagi kalau acara pengajian, almarhum tidak pernah absen, walaupun usianya masih muda tapi pola pikirnya sudah seperti orangtua. Jadi kami senang, apabila bertukar pikiran dengannya,” kenang Husnah (32), tetangga korban berlinang air mata. Bukan hanya warga dan tetangga saja, Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi PPP daerah pemilihan V, Haji Muhammad Yusuf Spdi juga mengaku sangat kehilangfan.

“Almarhum itu dulu murid saya di Alwahsiyah Belawan. Orangnya sangat pintar. Kita mau ngomong bagaimana lagi, namanya juga sudah kehendak Allah SWT, kita tidak dapat menghentikannya, kita hanya meminta melalui doa semoga amal ibadah ibu dan anak itu diterima di sisi Allah,” harapnya dengan mata berkaca- kaca. Jenazah ibu anak itu sudah dikebumikan di TPU tak jauh dari rumah duka. Bayu tak ikut ke pemakaman karena harus mendapatperawatan medis akibat luka bakar di kedua tangan dan kakinya. “Suami korban sedang menjalani perawatan medis, pasalnya luka bakar yang dialaminya tergolong serius, yang jelas suaminya sudah ikhlas atas kepergian istri dan buah hatinya itu, “ucap saudara korban, Suriadi. (cr2/deo)

 sumber :http://www.posmetro-medan.com/42633-2/
Read Full Article