Category: Berita

Sebagai langkah dalam meningkatkan Pelayanan kepada masyarakat Kecamatan Medan Belawan dan mendukung sepenuhnya Program-program Pemerintah Kota Medan, dalam hal ini Pemerintah Kecamatan Medan Belawan berupaya semaksimal mungkin untuk dapat menciptakan Pelayanan Terbaik terhadap masyarakat Kecamatan Medan Belawan

Selasa, 22 Maret 2016, Camat Medan Belawan beserta para Lurah mengadakan rapat Koordinasi guna membahas dan mensosialisasikan Program Pemerintah Kota Medan dalam hal Pelayanan di Bidang Kepengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK) dan Akte Kelahiran Gratis bagi penduduk Kota Medan, Camat Medan Belawan Rudi Faizal Lubis, AP. M.Si menekankan kepada para Lurah agar dapat semaksimal mungkin melakukan pelayanan yang terbaik kepada warga masyarakat Kecamatan Medan Belawan.

Berkenaan dengan hal tersebut, pada saat ini di setiap Kantor-kantor Kelurahan dan Kecamatan sudah terdapat Loket/Pos Pelayanan Umum, juga terpajang dengan jelas di setiap  Kantor Kelurahan dan Kecamatan tentang Persyaratan Pengurusan Administrasi Kartu Keluarga dan KTP Bagi Penduduk Kota Medan dan terdapat juga Alur Pelayanan Pengurusan Kartu Keluarga dan KTP Bagi Penduduk Kota Medan, dengan demikian warga dapat dengan mudah mengetahui bagaimana proses dalam setiap Pengurusan Kartu Keluarga  (KK) dan Kartu Tanda Pengenal (KTP) tersebut.

Loket/Pos Pelayanan di buka setiap hari di waktu jam kerja Mulai Pukul 07.45 Wib s/d Pukul 16.00 Wib setiap Hari Senin s/d Kamis dan pukul 07.45 Wib s/d 16.30 Wib pada hari jum’at.

20160318_172758

Read Full Article

BELAWAN- Peristiwa memilukan terjadi di Jalan Lintas Medan-Belawan, Lingkungan 20 Kelurahan, Belawan Bahagia. Seorang ibu tewas berpelukan dengan kondisi tubuh terpanggang bersama bayinya yang masih berusia 1 tahun. Ibu anak itu terjebak karena kios rokok dan bensin eceran, sekaligus rumah mereka yang dilalap si jago merah terkunci dari luar, Selasa (01/3) sekira pukul 1.00 WIB.

Info yang dihimpun POSMETRO MEDAN dari lokasi, kios rokok dan bensin eceran milik Muhammad Bayu Andika (26) itu diduga terbakar karena korsleting tiang listrik yang berada di sebelah kios. Sebelum kejadian, Bayu tengah mengatar sepeda motor ke rumah orangtuanya yang tak jauh dari rumahnya. Saat itu, Bayu mengunci pintu kios berukuran 4x 8 meter itu dari luar. Sedang sang istri Nurul Rainakhan (21) dan anaknya Muhammad Aswari Alhafsi tengah beristirahat di dalam.

Begitu korban beranjak dari lokasi, tiba – tiba tiang listrik yang berada di samping kios mengeluarkan percikan api dan langsung menyambar kios yang bangunannya terbuat dari papan itu. Bensin eceran dan gas yang berada di kios membuat api cepat membara. Warga sekitar yang melihat api sempat berusaha memadamkan api dan menyelamatkan istri dan anak pertama korban yang terjebak di dalam. Namun usaha warga dan suami korban yang langsung pulang tak membuahkan hasil. Api baru berhasil dijinakkan setelah 5 unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Pasca api padam, Bayu dibantu warga yang melakukan pemeriksaan menemukan istri dan anaknya tewas berpelukan dengan kondisi tubuh terpanggang di kamar tidur. Karena syok, Bayu langsung berusaha mengangkat jasad keduanya hingga kakinya terkena bara kayu api. Melihat itu, warga langsung membawa pasangan suami istri dan anaknya itu ke rumah orangtuanya di Jalan Tongkol, Lingkungan 3, Kelurahan Belawan Bahari, Medan Belawan. Kapolsekta Belawan, Kompol Kosim yang dikonfirmasi mengaku pihaknya masih menyelidiki asal api.

“Kita masih melakukan penyelidikan. Untuk saat ini baru empat orang saksi yang kita periksa. Dimana para saksi terdiri dari pihak masyarakat dan keluarga. Untuk sementara ini api diduga berasal dari korslet listrik, “ucapnya. Bahkan untuk mengungkap kasus ini, Tim Labfor Poldasu ikut turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan. Selain memeriksa puing – puing sisa kebakaran serta letak tiang listrik, petugas juga membawa sisa – sisa kayu yang terbakar ke Poldasu untuk penyelidikan.

“Terpaksa kita menurunkan Tim Labfor Poldasu untuk mengungkap penyebab kebakaran serta asal api,”ucap Kanit Reskrim Polsek Belawan, AKP Adi Haryono saat ditemui di lokasi kejadian. Beberapa warga sekitar mengaku kebakaran terjadi karena percikan api dari tiang listrik yang berada di samping kios korban. “Kami sempat melihat ada percikan api dari tiang listrik dan langsung menyambar kios korban. Karena di kios terdapat bahan – bahan yang mudah terbakar, kobaran dengan cepat membesar,”ucap Sutris (35). Meski berstatus warga baru, tapi di mata warga sekitar mengenal Wahyu dan Nurul Rhaikan sebagai sosok orang baik, ramah dan sopan.

“Nurul itu orangnya sangat ramah. Setiap ada kegiatan masyarakat, pasti almarhun selalu datang. Apalagi kalau acara pengajian, almarhum tidak pernah absen, walaupun usianya masih muda tapi pola pikirnya sudah seperti orangtua. Jadi kami senang, apabila bertukar pikiran dengannya,” kenang Husnah (32), tetangga korban berlinang air mata. Bukan hanya warga dan tetangga saja, Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi PPP daerah pemilihan V, Haji Muhammad Yusuf Spdi juga mengaku sangat kehilangfan.

“Almarhum itu dulu murid saya di Alwahsiyah Belawan. Orangnya sangat pintar. Kita mau ngomong bagaimana lagi, namanya juga sudah kehendak Allah SWT, kita tidak dapat menghentikannya, kita hanya meminta melalui doa semoga amal ibadah ibu dan anak itu diterima di sisi Allah,” harapnya dengan mata berkaca- kaca. Jenazah ibu anak itu sudah dikebumikan di TPU tak jauh dari rumah duka. Bayu tak ikut ke pemakaman karena harus mendapatperawatan medis akibat luka bakar di kedua tangan dan kakinya. “Suami korban sedang menjalani perawatan medis, pasalnya luka bakar yang dialaminya tergolong serius, yang jelas suaminya sudah ikhlas atas kepergian istri dan buah hatinya itu, “ucap saudara korban, Suriadi. (cr2/deo)

 sumber :http://www.posmetro-medan.com/42633-2/
Read Full Article

Guna mewujudkan kota Medan sebagai kota yang religius, Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi mencanangkan program sholat subuh berjamaah bagi aparatur Pemko Medan di masjid – masjid di Kota Medan. Hal ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi dan kedekatan dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi dari masyarakat.

Seperti yang dilakukan pagi tadi, Minggu (28/2), Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi bersama dengan Wakil Walikota Medan Ir Akhyar Nasution MSi, Sekda Kota Medan Ir Syaiful Bahri, seluruh pimpinan SKPD serta Camat se-Kota Medan menggelar sholat subuh berjamaah dengan masyarakat Kec. Medan Labuhan di Masjid Al-Osmani jl. Yos Sudarso. Program sholat subuh berjamaah ini pun disambut baik oleh masyarakat setempat, hal ini dibuktikan dengan banyaknya jamaah sholat subuh yang memadati masjid Al-Osmani.

Dalam arahannya Dzulmi Eldin mengatakan program sholat subuh berjamaah ini merupakan salah satu upaya untuk terus memupuk jalinan silaturahmi, terutama antara Pemerintah dengan ulama dan masyarakat. Kegiatan ini merupakan langkah untuk membangun ukhuwah islamiyah, sehingga diharapkan dapat membangun hubungan yang semakin harmonis.

Lebih lanjut Dzulmi Eldin juga mengharapkan kegiatan ini dapat menjadi jembatan penghubung antara Pemerintah dengan masyarakat untuk mendiskusikan serta memusyawarahkan masalah-masalah kebutuhan pembangunan, baik di bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan lainnya.

Selain itu pula kunjungan safari subuh ini juga sesungguhnya bermakna ajakan, himbauan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan. Misalnya, dalam rangka menjaga kebersihan, kelestarian lingkungan, pembangunan prasarana dan sarana lingkungan secara partisipatif, dan menjaga ketentraman dan ketertiban masyarakat.

“Kemajuan kota Medan tidak bisa diwujudkan tanpa dukungan semua elemen masyarakat. Pemerintah tidak bisa bekerja sendirian melahirkan kemajuan itu, diperlukan peran serta semua elemen masyarakat sesuai dengan kapasitas dan fungsinya masing-masing,”ujar Eldin.

Diakhir sambutannya Dzulmi Eldin mengharapkan sholat subuh berjamaah ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan oleh masyarakat sehingga mampu menjadi rutinitas bagi seluruh masyarakat dan juga bagi aparatur di jajaran Pemko Medan.

“Saya menghimbau kepada kita semua agar lebih menggalakkan seholat subuh berjamaah ini guna menjadikan kota Medan semakin nyaman dan religius,”himbau Eldin.

Dalan kesempatan ini, Dzulmi Eldin menyerahkan bantuan untuk pembangunan masjid Al-Osmani sebesar Rp. 40 juta yang diserahkan langsung kepada Ketua BKM Masjid Al-Osmani Ahmand Fahruni.

Sebelumnya Ketua BKM Masjid Al-Osmani Ahmad Fahruni dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Walikota Medan beserta rombongan. Dirinya berharap kehadiran Walikota beserta rombongan untuk melaksanakan sholat subuh mendapat rahmad dan keridhoan dari Allah Swt.

“Semoga kehadiran Walikota untuk melaksanakan sholat subuh seperti ini mendapat rahmad dan keridhoan dari Allah Swt serta selalu mendapatkan kekuatan dan keselamatan,”harap Ahmad.

 

 

Sumber : Dinas Kominfo Medan

Read Full Article

Pemerintah Australia meminta Pemko Medan untuk mempermudah segala aturan pengurusan perizinan. Hal itu disampaikan Duta Besar Australia untuk Indonesia Paul Grigson, dalam lawatannya ke Balai Kota Medan, Kamis (15/10/2015).

Dalam kunjungannya tersebut, Grigson menyampaikan niat Pemerintah Australia untuk bekerjasama dengan Pemko Medan. Selain pendidikan dan pertanian, Australia juga tertarik untuk berinvestasi di bidang transportasi dan pengembangan wisata di Kawasan Medan Belawan.

Grigson mengaku telah mengunjungi sejumlah kota di Indonesia, dan Medan menjadi salah satu yang membuatnya tertarik. Dengan regulasi perizinan yang tidak berbelit, kata Grigson, para investor dari negeri Kangguru tersebut dipastikan akan tertarik berinvestasi di Medan.
“Tadi malam saya melakukan pertemuan dengan sejumlah pengusaha di Kota Medan. Ternyata banyak pengusaha di Medan yang menjalin hubungan bisnis di Australia. Di samping itu saya juga mengetahui banyak juga orang Medan yang menjadi alumni dari sejumlah perguruan tinggi di Australia,” ujarnya.
Namun, untuk membawa investor Australia ke Medan, Grigson ingin Pemko Medan melakukan pembenahan terlebih dahulu, terutama dalam bidang infrastruktur dan regulasi.
“Berdasarkan pengakuan dari sejumlah pengusaha Australia, ada tiga hal yang menjadi pertanyaan mendasar bagi mereka ketika mau berinvestasi. Pertama, kepemilikan tanah dan akses untuk memiliki tanah tersebut. Kedua, mengenai regulasi, masih banyak terjadi perbedaan regulasi antara pemerintah pusat dengan daerah. Yang ketiga menyangkut pajak dan kepemilikan usaha,” ujarnya.
Kepala Bagian Hubungan Kerjasama Pemko Medan, Rivai Nasution, mengatakan, pertemuan dengan Dubes Australia akan membuka peluang bagi Pemko Medan membawa pengusaha dari Australia berinvestasi di Kota Medan.
“Kami siap memjembatani dan mem-follow-up pertemuan ini, sehingga pengusaha Australia mau berinvestasi di Kota Medan. Kami juga ingin menjajaki kemungkinan hubungan sister city antara Kota Medan dengan salah satu kota di Australia,” katanya.
Adapun Kota Medan saat ini telah menjalin hubungan sister city dengan beberapa kota internasional, seperti George Town, Pulau Pinang (Malaysia), Ichikawa (Jepang), Gwangju (Korea Selatan), Chengdu (RRC), Ipoh (Malaysia), Bulgras (Bulgaria), dan Milwaukee (Amerika Serikat).

 

Sumber berita : http://medan.tribunnews.com/

Read Full Article

Kontingen Medan Belawan kembali mendominasi cabang olahraga dayung dengan merebut 5 medali emas Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan VII/2015 di Danau Siombak, Kecamatan Medan Marelan, Minggu (4/10).

Belawan total meraih 5 emas, 1 perak, dan 6 perunggu. Posisi kedua Medan Marelan dengan koleksi 1 emas, 2 perak, dan 1 perunggu. Medan Labuhan memperoleh 2 medali perak dan Medan Deli harus puas menempati posisi keempat dengan satu perak dan satu perunggu.

Medali emas Belawan diraih dari nomor kano satu (c1) 500 m atas nama Deddy Syahputra yang mencatatkan waktu tercepat 02:23:42. Posisi kedua M Rizki (Medan Deli/ 02:51:41), dan Boby (Medan Belawan/03:31:95).

Dedy Syahputra kembali mempersembahkan medali emas untuk Belawan di nomor 250 m (c1) setelah mencatatkan waktu tercepat 01.10.74, disusul M Husni (Medan Labuhan/01:28:59) dan Solihin (Medan Marelan/01:42:45).

Tambahan medali emas Belawan lainnya diraih Ibrahim di nomor kayak 1 (k1) 500 m. Ibrahim mencetak waktu tercepat 01:45:60. Medan Marelan meraih perak melalui Ridwan (01:54:18), Heriyanto (Belawan/02:12:42) dan Rojali (Belawan/02:38:33).

Ibrahim kembali berjaya di K1 250 m dengan catatan waktu tercepat 00:51:43. Perak diraih Ridwan (Marelan/00:52:59) dan perunggu didapat Rojali (Belawan/01:11:25). Untuk K1 Putri 500 meter, medali emas diraih Nia (Belawan/02:45:46), disusul Devi (Belawan/05:01:32), dan Impriani (Medan Deli/07:45:19).

Untuk nomor dragon boat, medali emas diraih Medan Marelan (02:20:26), disusul Medan Labuhan (02:25:23), dan Medan Belawan (02:25:48) serta Medan Deli (02:33:93). Ketua PODSI Kota Medan, Rasdin Sijabat, mengharapkan ke depan para atlet dayung harus sigap dan disiplin.

Di cabang sepaktakraw, Medan Timur merebut medali emas dengan mengalahkan Medan Denai A. Tim takraw putra Medan Timur menang 21-16, 21-14. Medali perunggu dibawa pulang Medan Belawan A yang memenangkan perebutan tempat ketiga atas Belawan B.

Di cabang renang, kejayaan diraih Medan Denai dengan tampil sebagai juara umum hasil meraih 11 emas, 5 perak, dan 4 perunggu di Kolam Renang Selayang Medan. Medan Helvetia menduduki posisi kedua dengan 4 emas, 3 perak, dan 4 perunggu disusul Medan Timur (4-1-1).

Ketua Harian Pengcab PRSI Medan, Syahri Andi, menjelaskan cabang renang Porkot Medan 2015 diikuti 63 atlet. Antusiasme para atlet mengikuti Porkot tahun ini sangat tinggi, walaupun belum menyebar ke seluruh kecamatan

 

sumber berit :http://waspada.co.id/

Read Full Article